oleh

KPK Minta, Bapenda Sulsel Berikan Nama dan Alamat Penunggak Pajak Kendaraan BERITAINEWS.COM

 

BERITAINEWS.COM MakassarKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mendorong Samsat seSulsel aktif mengejar PKB yang tertunggak tanpa peduli latar belakang wajib pajak tersebut. Ia bahkan meminta Bapenda Sulsel memberikan nama, alamat dan jumlah tunggakan pajak agar dapat membantu melakukan penagihan.

Hal tersebut dikatakan Koordinator Wilayah 8 Korsupgah KPK Wilayah Sulawesi Aldinsyah Malik Nasution dalam rapat peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kantor Bapenda Sulsel Jl AP Pettarani Makassar, Kamis (14/3).

Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membantu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel dalam menagih pajak kendaraan bermotor (PKB) yang tertunggak.

“Jangan takut, di Jakarta juga saya bantu menagih pajak kendaraan. Tagih semua tanpa lihat siapa orangnya. Biasanya memang yang menunggak pajak bukan orang biasa,” katanya.

Ditemui terpisah, Plt Kepala Bapenda Sulsel Denny Irawan Saardi mengatakan, KPK meminta Bapenda aktif mengejar penunggak pajak kendaraan di Sulsel untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Bapenda sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan PAD, diantaranya mempermudah pembayaran pajak dengan menggandeng Indomaret, melalui sistem mobile banking, drive thru, samsat lorong, dan sejumlah inovasi lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, KPK juga meminta Bapenda Sulsel melakukan integrasi sistem pajak dengan melibatkan institusi lain seperti PTSP. Sementara dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulsel, Bapenda Sulsel telah lama melakukan integrasi data.

Rakor yang dipandu Plt Kepala Bapenda Sulsel Denny Irawan ini dihadiri Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP Ferdiansyah, direksi Bank Sulselbar, Kadishub Sulsel Ilyas Iskandar, Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMDPTSP) AM Yamin, Sekretaris Bapenda Sulsel Kemal Redindo, kepala bidang, Kepala UPT Bapenda seSulsel, Jasa Raharja, dan Tim Korsupgah KPK.

Aldinsyah yang akrab disapa Coky ini juga meminta ASN Provinsi Sulsel memanfaatkan pembayaran pajak secara nontunai baik melalui ATM maupun menggunakan aplikasi mobile banking.  (*/bas)

Komentar

News Feed