oleh

Bali Mulai Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah di Kabupaten Jembrana – Berita iNews.com

BERITA iNEWS, BALI — Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali Barat, bersama dengan Program STOP dan Aliansi untuk Mengakhiri Sampah Plastik (The Alliance to End Plastic Waste), hari ini mengadakan peletakan batu pertama untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang baru. Fasilitas ini adalah layanan pengelolaan sampah padat pertama di kabupaten Jembrana yang bertujuan untuk memberi manfaat bagi 150 ribu penduduk di wilayah tersebut.

“Ini merupakan sistem pengelolaan daur ulang sampah yang berkelanjutan dan akan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang permanen bagi masyarakat sekitarnya. Momen ini menjadi tonggak penting dalam upaya mengatasi kebocoran sampah plastik ke lingkungan secara efektif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana I Wayan Sudiarta menjelaskan, proses pemilahan sampah kepada perwakilan dari Program STOP  pemerintah.

Peletakan batu pertama untuk fasilitas pengolahan  sampah di Jembrana Bali, Akan selesai pada akhir 2020, ini adalah upaya kolaboratif yang melibatkan pemerintah Kabupaten Jembrana, Program STOP dan Aliansi untuk Mengakhiri Sampah Plastik yang diharapkan dapat menyediakan layanan pengumpulan sampah formal kepada 150.000 orang di kabupaten ini, “ucap I wayan sudiarta.

“Untuk menghilangkan kebocoran plastik ke lingkungan, Asisten I Divisi Pemerintahan, Kabupaten Jembrana I Nengeh Ledeng mengatakan, peletakan batu pertama fasilitas pengolahan sampah di Jembrana, Bali. Diharapkan selesai pada akhir tahun 2020, ini adalah upaya kolaborasi yang melibatkan pemerintah Kabupaten Jembrana, Program STOP dan Aliansi untuk Mengakhiri Sampah Plastik

Pemerintah bersama Aliansi melakukan peletakan batu pertama fasilitas pengolahan  sampah di Jembrana, Bali. Merupakan bagian dari program STOP Jembrana, fasilitas ini menawarkan potensi yang signifikan untuk menghilangkan kebocoran sampah plastik ke lingkungan sekitar serta menciptakan sistem pengelolaan sampah sirkuler yang berkelanjutan yang akan bermanfaat bagi 150 ribu masyarakat Jembrana. (*fjn)

Komentar

News Feed