Kabar Baik Corona: Obat Telemedicine Gratis; RI Dapat 1,5 Juta Dosis Moderna

Petugas PPSU Bukit Duri menyelesaikan pembuatan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Aprillio Akbar/Antara FotoIndonesia masih berjuang menghadapi virus corona di tengah pertumbuhan kasus harian semakin tinggi. Pada Selasa (13/7) saja, tercatat ada penambahan kasus harian sebesar 47 ribu secara nasional. Angka ini mencatatkan rekor penambahan tertinggi.Namun, di tengah situasi itu masih ada kabar baik yang patut disyukuri. Mulai dari obat gratis telemedicine bisa diakses oleh warga Jabodetabek pada pekan ini hingga Singapura memberikan bantuan 11 ribu oxygen concentrator.Berikut rangkuman berita baik tersebut:Ilustrasi obat-obatan yang harus dibawa ketika traveling. Foto: Shutter StockObat Gratis Telemedicine Bisa Diakses Warga Bodetabek Pekan IniMenkes Budi Gunadi Sadikin memastikan layanan obat gratis via telemedicine bisa diakses warga Jabodetabek mulai pekan ini. Kemudian dilanjut di kota-kota besar.Jakarta sudah mulai sebagai pilot project. Berikutnya, Bodetabek.”Rencananya minggu ini akan kita buka ke seluruh Jabodetabek karena kiat lihat sistemnya sudah jalan dan kita akan replikasi ke ibu-ibu kota provinsi,” jelas Budi Gunadi dalam raker bersama Komisi IX DPR secara virtual, Selasa (13/7).Adapun 11 platform telemedicine yang bisa diakses yaitu: Alodokter, GetWell, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok. Konsultasi gratis, obat-obatan pun sama dari Kemenkes.”Selain (diantar) puskesmas nanti langsung di drop, Babinsa langsung ke tempat-tempat yang butuh, alurnya sama di lab dulu (hasil) positif, kalau tadi konsul ke telemedicine ini ke puskesmas, nah obatnya langsung dikirim gratis,” rinci Budi Gunadi.Petugas kesehatan mengambil vaksin corona AstraZeneca sebelum disuntikkan di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta Barat, Sabtu (8/5/2021). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTOJepang Kirim Tambahan 1,16 Juta Dosis AstraZeneca ke IndonesiaJepang akan memberikan hibah vaksin AstraZeneca 1,16 juta dosis. Hibah dari Jepang akan tiba di Indonesia pada Kamis, 15 Juli 2021.Keterangan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, pengiriman vaksin itu merupakan bagian dari kesepakatan pemberian vaksin yang diteken 29 Juni 2021.Dengan pengiriman pada 15 Juli mendatang, maka total dosis vaksin yang dihibahkan Jepang ke Indonesia mencapai 2,16 juta.Seorang petugas kesehatan memegang botol Vaksin Moderna COVID-19. Foto: REUTERS/Mike SegarTambahan 1,5 Juta Dosis Vaksin Moderna dari ASVeteran Perang dan Senator Negara Bagian Illinois AS Tammy Duckworth mengumumkan pengiriman donasi berupa 1,5 juta dosis tambahan vaksin Moderna untuk Indonesia.Pengiriman ini merupakan tambahan dari tiga juta dosis vaksin Moderna yang tiba di Indonesia akhir pekan lalu. Total donasi vaksin Amerika untuk Indonesia menjadi 4,5 juta dosis.“Hari ini, saya senang sekali mengumumkan bahwa Amerika Serikat mengirimkan 1,5 juta dosis vaksin Amerika untuk Indonesia yang tengah menghadapi peningkatan tajam kasus dan kematian akibat COVID,” ucap Duckworth seperti dikutip dari keterangan pers Kedubes AS di Indonesia.ilustrasi wisatawan yang berkunjung ke Singapura Foto: Shutter stock 11 Ribu Oxygen Concentrator dari SingapuraIndonesia kembali menerima bantuan dari luar negeri. Kali ini, donasi hingga ribuan oxygen concentrator diserahkah oleh Yayasan Temasek Singapura yang bekerja sama dengan 15 perusahaan Indonesia dan Singapura.Dikutip dari rilis resmi Kedutaan Besar Indonesia untuk Singapura, pada Selasa (13/7), sebanyak 1.500 unit oxygen concentrator dikirimkan langsung dari Shanghai, China, ke RI.Upacara penyerahan bantuan dilaksanakan di KBRI Beijing, China, dan disaksikan oleh Dubes RI untuk China, Djauhari Oratmangun.Sebanyak 1.500 unit yang dikirim hari ini merupakan bagian dari total 11.000 oxygen concentrator yang sudah dikumpulkan oleh Yayasan Temasek dan perusahaan-perusahaan tersebut hingga hari ini.15 perusahaan Indonesia dan Singapura yang berkolaborasi dengan Yayasan Temasek dalam bantuan COVID-19 ini adalah Bakti Barito Foundation, Cikarang Listrindo, Dharma Satya Nusantara, East Ventures, Indies Capital Partners, Kino Indonesia, Sinar Mas, Tanoto Foundation, TBS Energi Utama, Triputra Group, UID Foundation, Wahana Artha, CapitaLand Hope Foundation, DBS Bank, dan Singtel.Layanan telemedicine Check COVID-19 di aplikasi Gojek dan Halodoc. Foto: Dok. Gojek3 Ribuan Warga DKI Akses Layani Telemedicine GratisLayanan telemedicine dan obat gratis bagi pasien COVID-19 di DKI Jakarta sudah digerakkan pemerintah sejak 6 Juli lalu.Sejauh ini ada 16.495 warga positif corona di DKI Jakarta yang mendapat pesan broadcast telemedicine gratis dalam 24 jam terakhir per Senin (12/7). Kendati demikian, tak semua warga yang mendapat pesan berujung melakukan konsultasi.11 platform telemedicine yang bisa diakses warga yaitu: Alodokter, GetWell, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok. Konsultasi gratis, obat-obatan pun sama dari Kemenkes.Menurut data Kemenkes, 14.504 atau 88% dari total pasien penerima pesan yang memiliki nomor aktif atau berhasil mendapat pesan tersebut. Sementara itu, hanya 3.251 pasien atau 22% yang akhirnya melakukan telemedicine setelah mendapat pesan pemberitahuan.Selanjutnya, dari 3.251 pasien, sebanyak 1.714 atau 53% mendapatkan resep obat online dari dokter. Dari jumlah ini, ternyata yang menebus resep lebih banyak yakni 1.902 orang atau 111%.

Pos terkait

banner 468x60