Masyarakat Apresiasi Fokus Group Discussion Yang Digelar Badko HMI Sulselbar

BERITA iNEWS, MAKASSAR — Badko HMI Sulselbar menggelar FGD Fokus Group Discussion dengan tema ” Penyesuaian harga BBM” berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro Jl. AP. Pettarani Kota Makassar Senin 5/9/2022.

Penyelenggara kegiatan tersebut HMI Badko Sulselbar dengan moderator Kabid Hukum dan HAM Badko HMI Sulselbar Sdr. Muh. Aswin.

Menghadirkan Nara sumber antara lain

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Nana Sujana, MM., sebagai Keynote Speaker, Humas Petamina Region VII Laode, Kadinsos Kota Makassar Aulia Arsyad , S.Stp, M.Si., Ketua Bidang V HIPMI Sulsel Iwan Patiroi, Akademisi
Prof. Marzuki Dea, PH.D., Ketua Umum Badko HMI Sulbar A. Ikram Rifqi.

Turut hadir dalam giat tersebut Elemen Ormas dan Organda, Elemen Mahasiswa, Perwakilan Ojek Online, Perwakilan Buruh, Perwakilan Nelayan, dan perwakilan Masyarakat.

Salah satu tokoh Masyarakat Andi (48th) kepada awak media mengatakan,” Kami mengapresiasi kegiatan FGD yang diinisiasi oleh Badko HMI Sulselbar, dengan menghadirkan narasumber Pejabat Polri, dan Pemerintah serta Pertamina juga di hadiri oleh Mahasiswa dan elemen Masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bukti bahwa Masyarakat mulai cerdas dan mengerti akan kebijakan pemerintah serta tempat mencurahkan unek unek serta untuk mencari solusi tentang bagaimana menyingkapi kebijakan pemerintah khususnya kenaikan harga BBM.

Kami kurang setuju dengan kenaikan harga BBM karena akan berimbas kepada kenaikan harga lainnya, akan tetapi jangan blokade jalan karena masyarakat yang tadinya simpatik malah menimbulkan masalah baru dan masyarakat merasa terganggu.

Intinya menyampaikan pendapat tidak harus turun ke jalan akan tetapi melalui forum seperti ini akan lebih penting untuk mendapatkan respon dari pemerintah tentang solusinya.

Unras penolakan kenaikan harga BBM dengan blokade jalan akan menjadi kritis kepercayaan dan menipis dukungan masyarakat kepada pengunjuk rasa.” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.